Bertempat di Kantor Listrik Indonsesia, Ketua Umum APLSI Eka Satria hadir sebagai tamu Bincang Listrik Indonesia yang dipandu oleh Ketua Dewan Pakar Listrik Indonesia Herman Darnel Ibrahim.
Pemerintah dan PLN terus menyiapkan pasokan listrik guna mengantisipasi lonjakan permintaan listrik yang megalami tren kenaikan setiap tahunnya. Dalam memenuhi kapasitas listrik nasional itu, tidak hanya mengandalkan PLN tapi juga ada produsen listrik swasta yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) yang akan berkontribusi membangun listrik sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL 2025-2034).
Menurut Ketua Umum APLSI, Eka Satria, pihaknya menyambut gembira dari adanya RUPTL tersebut. Apalagi ada porsi pembangunan listrik yang cukup besar yang akan diamanatkan pada sektor swasta. Target penambahan kapasitas pembangkit listrik sekitar 69,5 GW yang tertuang dalam RUPTL 2025-2034 menjadi tantangan APLSI dalam mewujudkannya. Termasuk juga biaya investasinya yang begitu besar.




































