Sebagai Ketua Umum Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI), Eka Satria menyebutkan bahwa APLSI mewakili 27 Produsen Listrik Swasta (IPP) dan 8 anggota non-IPP dengan total kapasitas yang melebihi 20 GW, sekitar 25% dari total pembangkit terpasang di Indonesia. Selama hampir dua dekade, APLSI telah menjadi jembatan antara pemerintah dan sektor swasta, mendukung reformasi kebijakan, percepatan transisi energi, dan kesiapan investasi.
Dalam pernyataan penutupnya, Eka Satria menjelaskan bahwa sektor swasta siap. Dengan kejelasan kebijakan, akses jaringan yang fleksibel, dan kolaborasi investasi, Indonesia dapat melakukan industrialisasi transisi energinya — menjadikan energi terbarukan sebagai tulang punggung era industri berikutnya, dan memposisikan Indonesia sebagai pemimpin energi bersih regional.
Kami mengapresiasi Pemerintah Indonesia, KADIN, dan para mitra atas penyelenggaraan ISF 2025 — sebuah platform berharga untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan transisi energi bersih Indonesia.




































