Ketua Umum APLSI, Eka Satria, menjadi narasumber dialog utama di Harian KONTAN edisi 30 Maret – 5 April 2026 dalam artikel bertajuk “Transisi Energi Harus Bertahap dan Realistis”.
Dalam wawancara tersebut, Eka Satria merespons wacana pemerintah untuk mewajibkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive milik industri mengembangkan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya transisi menuju energi bersih.
APLSI menyambut baik arah kebijakan tersebut, namun menekankan pentingnya pendekatan yang bertahap dan realistis — mempertimbangkan kesinambungan operasional industri, reserve margin sistem, serta kesiapan infrastruktur grid dan skema pembiayaan (bankability) proyek-proyek energi terbarukan.
Eka Satria juga mendorong pemerintah untuk memberikan insentif yang lebih fiskal maupun non-fiskal, mempercepat penyederhanaan Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2022, serta memperluas akses pembiayaan agar pengembangan renewable energy menjadi lebih bankable.
Sumber: Harian KONTAN, 30 Maret – 5 April 2026, Rubrik Dialog.








































